10 Comments

Be My Mother Forever


“Hi Mother, Haikei, genki ni shitemasuka?
Saikin renraku shinakute gomen 
Boku wa nantoka yattemasu…”

    REFRÃO:

Chiisana karada ni chiisana te Shiraga mo majiri Marukunatte
Shikashi boku ni wa Nani yori mo ookikute Dare yori mo tsuyokute
Sasaete kureta kono ai Dakara kodomo ni mo tsutaetai

    Chikaku ni iru to iradatsu kuse ni Tooku ni iru to sabishiku kanji
    Anata wa sonna sonzai Donna mondai mo Mi wo kezutte kaiketsu suru
    Soshite Boku no shitteru dare yori mo Ichi-ban gamandzuyoku TAFU desu
    Itsumo massaki ni ki ni suru Jibun janaku boku no karada de

Suiji sentaku Souji ni ikuji Amatta jikan sara ni shigoto shi
Ichi-ban hikui basho ni aru mono shika Motomenakattano Anata yo
Atarimae sugi wakaranakatta Hitori de kurashi hajimete wakatta
Anata no sugosa Taihensa Sore wo omoeba Kyou mo boku ganbareru sa

    Beberapa hari lalu saya terpaksa stop all aktivities cz had better stayed in hospital for 3 days n about 1 week for rest period of healing.

    Di postingan saya yg sebelumnya (dulu banget), saya pernah menuliskan pernah kecelakaan pd akhir 2008 yg mengakibatkan my clavicula bone was broken. n then, this year i must take down pen in my bone. n all day (3 days) in hospital, my mom always accompanied. you know, my mom had heart disease… saw her lying down with the cold weather in my inpatient rooms, makes me sad. biasanya setiap malam saya selalu mengerokkan belakangnya, agar rasa sakit di dadanya yg tembus ke bagian belikat belakang menjadi berkurang (gejala ini umum terjadi pd penderita sakit jantung). namun saat itu ia tidak mengeluhkan apa-apa. seolah-olah sehat dan baik2 saja. ia tidur di bawah sedang saya tidur di atas yg memang disediakan utk pasien lengkap dg selimut tebalnya. kutawarkan selimut itu pdnya, namun ia menolak. padahal udara di ruangan sangat dingin. huft…rasa-rasanya saya menjadi anak yg keterlaluan saat itu (jika tidak ingin dikatakan durhaka, naudzubillah).

Sebentar lagi hari ibu (22 Desember), sambil mengetik tulisan ini saya berpikir hadiah apa ya yang tepat saya berikan padanya? nah, bagaimana dengan teman2, sudah punya rencana mau berikan ibumu apa?

Advertisements

10 comments on “Be My Mother Forever

  1. yang jelas, saya tidak mengerti arti dari lagu itu, namun saya yakin jika syair dari lagu itu berisi pujian atas jasa-jasa seorang ibu..

    tak usah lah kita membatasi adany hari Ibu atau mungkin nanti ada hari Bapak, sehingga kita berlomba-lomba pada saat itu untuk berbuat baik kepada Ibu atau Bapak.. Karena kita diwajibkan untuk memberikan yang terbaik untuk Ibu/Bapak kita, sepanjang usia kita, tak ada batasan.

    Namun, ada hal yang ingin saya sampaikan juga mbak Ayya.. :: Yang sabar ya merawat bunda.. ingat segala jasa beliau.. dan kirim salam hangat saya untuk beliau, insya Allah jika bersabar akan mendapat balasan dari Allah ta’ala atas kesabarannya menghadapi ujian dari-Nya.. semoga lekas sembuh ya Bunda.. amin..

  2. buatlah ibu kita bahagia agar hidup kita pun bahagia

  3. wish happiness and health for you two… Syafakumullah…

    yay… 22 Dec is getting closer… The last time I congratulated my mother for hari ibu was a couple years ago. I phonecalled her just to say selamat hari ibu. Now, a gift seems more appropriate *thinking about gift*

  4. hadiah? tak harus menunggu hari ibu kan?

    • Yup… cm sbg penghargaan ingin memberi sesuatu yg spesial, lain dari biasanya… sbnrnya tdk mesti berupa hadiah benda, bs dg membebaskan ibu dari sgla pekerjaan rumah tangga contohnya….

  5. wah apa ya… tentu hadiah yang diharapkan oleh Ibu kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s