9 Comments

Bersyukur, Sudah Selayaknya

Pagi tadi saya mendapat info lewat telepon bahwa seseorang yang baru senin kemarin saya jenguk di sebuah Rumah Sakit Swasta di Samarinda, telah meninggal dunia. Seorang perempuan yang masih sangat muda (kelahiran tahun 1990), tegar, dan pekerja keras.

Sebenarnya saya baru mengenalnya saat menjenguknya pertama kali pada hari senin itu. Namun dari kondisi dan informasi yang saya dapatkan dari keluarganya, saya berkesimpulan bahwa ia seorang perempuan yang tegar dan pekerja keras.

Ia dirawat masuk RS dan dirawat di ruang isolasi dikarenakan penyakit komplikasi paru-paru basah dan liver yang sudah sangat parah. Badannya sangat kurus, mata agak krem (mendekati kuning) serta tidak dapat bersuara. Rupanya gejala penyakit yang dirasakannya sudah cukup lama,sekitar 6 bulan. Ia sering batuk-batuk tanpa henti. Namun, karena kondisi ekonomi keluarga yang sulit, ia urung untuk memeriksakan kesehatan diri, khawatir membebani keluarga.

Ayahnya sudah 3 tahun tidak bekerja, karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan. Ayahnya terkena stroke yang membuat fisiknya ‘mati sebelah’. Sedang ibunya bekerja jualan kecil-kecilan. Ia anak pertama dan satu-satunya yang lulus jenjang SMA serta sudah bekerja. Meski pekerjaannya pun dengan penghasilan yang tidak seberapa. Adiknya 4 orang: adik pertama putus sekolah SMP, adik ke-2 putus sekolah SD, adik ke-3 dan ke-4 belum sekolah.

Suatu hari karena kondisinya yang pingsan dan sempat dikira telah meninggal dunia, ia akhirnya dibawa ke RS. Tiga pekan dirawat di RS, akhirnya ia menghembuskan nafas terakhir.

 

 

Pada orang yang berbeda, saya juga menemui seorang anak kecil usia sekitar 1,5 bulan yang cacat. Kakinya tidak bisa digunakan berjalan sebagaimana mestinya, karena lumpuh sejak lahir.

 

Ada pula yang menderita cacat saraf otak, sehingga di usianya yang 10 tahun hanya bisa berbaring lemah di tempat tidurnya, tanpa bisa melihat dan berekspresi dengan kondisi tubuh yang sangat kurus.

 

Dari kejadian-kejadian yang saya hadapi ini, saya bercermin terhadap diri sendiri. Sungguh begitu banyak kenikmatan yang telah Allah berikan kepada saya. Alhamdulillah hingga detik ini Allah masih memberikan nikmat sehat pada saya sehingga saya bisa berjalan, melihat, mendengar, berbicara, berekspresi, bisa melakukan aktifitas dengan normal. Sampai sayapun bisa mengetik keyboard dan menghasilkan tulisan ini. Alhamdulillah, Allah juga memberikan saya kesempatan untuk bisa kuliah. Ternyata begitu banyak orang-orang yang ingin kuliah namun tidak bisa dengan berbagai hambatan. Bahkan untuk lanjut jenjang sekolah SMP atau SMA pun tidak bisa. Alhamdulillah setiap hari saya masih bisa makan. Alhamdulillah…..begitu banyak nikmat yang saya dapatkan. Bagaimana dengan kamu?

“Fabiayyila irobbukama tukazziban” (QS.Ar Rahman)

 

“Maka nikmat Tuhan yang mana lagikah yang kamu dustakan?”

 

Tak ada alasan bagi saya untuk tidak bersyukur…

 

Advertisements

9 comments on “Bersyukur, Sudah Selayaknya

  1. Rumah sakit, menjenguk, melihat, menghibur orang yang sakit = Terapi untuk jiwa, agar selalu mengingat Alloh untuk selalu bersyukur….

    Salam kenal…

  2. syukur itu menambah nikmat… ๐Ÿ™‚

  3. saya akui saya kurang bersyukur. Tapi setiap hari saya mencoba lebih bersyukur ๐Ÿ™‚

  4. jika kita peka,semua yg terjadi bisa jadi teguran..jazakillah mbak tegurannya ^^

  5. bersyukur di setiap kesempatan… ๐Ÿ˜€
    bagaimanapun kondisi kita, harus tetep disyukuri
    ah, saya jadi ingat novelnya Tere Liye, Rembulan Tenggelam di Wajahmu
    rahasia Allah itu begitu indah, Allah Maha Adil terhadap semua hambaNya

  6. Sungguh besar rahmat yang telah diberikan Allah Ta’ala… Kadang kita (manusia) lupa atau pura2 lupa tuk bersyukur…
    Semoga kita bukan termasuk orang2 yang kufur nikmat ๐Ÿ™‚

  7. seperti sebuah lagu:

    syukuri apa yang ada hidup adalah anugerah. salam kenal

  8. Astaghfirullah, semoga kita termasuk orang yang senantiasa bersyukur atas yang di berikan Allah saat ini….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s