19 Comments

tetaplah seperti itu..


Tetaplah seperti itu,
jangan pernah berubah.
Tetaplah engkau seperti yang dulu kukenal,
tak kenal lelah,
tak kenal henti.
Bahkan panas matahari kau lawan,
hujan badai dilewati,
gunung hutan ditapaki.
Kau yg berusaha sabar,
terkadang lembut, melankolis.
kau juga menangis,
kadang juga marah dan sensitif.
Tak jarang kudengar kalian bertengkar satu sama lain,
namun tak lama kemudian kalian akur lagi.
Keluar kata-kata bijak,
petuah dan harapan-harapan.
Indahnya ukhuwah, ibarat pelangi katamu.
Tetaplah begitu kawanku,
karena cukup ku kehilangan dia, dia, dia, dan dia, juga dia-dia yang lain.
Tak ingin ku dengar berita duka lagi.
Tak ingin ku lihat tensimu menurun.
Tak tahukah betapa sedih dan pilunya hati mendengar melihat mereka berubah.
Tak tahukah betapa aku menyayangkan semua terjadi.
Pada akhirnya aku pun kembali mengingat bahwa semua punya peluang sama,
karena godaan dunia memang berat.
Pada akhirnya aku kembali melihat diri,
mencoba membenahi diri,
menata hati meluruskan niat.
Pada akhirnya aku kembali mengingat, bahwa jalan ini ibarat pohon yang punya daun banyak dan ada saja daun yang gugur.
Kembali mengingat komitmen diri,
transaksi jual beli dengan-Nya,
persembahan diri pada-Nya.

“Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah SWT, Rabb semesta alam.”

note 21 sept ’09:
Sungguh, dakwah ini tdk akn mengalami kerugian sama skali dg adax da’i yg insilakh (ter-eksitasi). Sebab, Allah Jalla wa ‘Ala Maha Berkuasa Atas Segalanya, akn menggantikn mereka dg kaum yg lbh baik, kaum yg siap brjihad fii sabilillah, dg harta dn jiwax. Jgnlh mreka mengira, absenx mreka dri dkwah membuat dkwah goncang dan mrasa khilangn. Masih bnyk abna’ul Islam yg antri utk mmperjuangkan agama ini, dan meninggikn panji2nya. Utk itu adl hal yg mudah bagi Allah Jalla wa ‘Ala.
)smg Allah snantiasa mnjaga hidyah dn ruh jihad dlm diri ini hingga ruh brpisah dari raga ini

Advertisements

19 comments on “tetaplah seperti itu..

  1. kembali berkunjung….

    kata temen saya, istiqomah memang mahal harganya
    tapi bukankah kita sedang berniaga dengan Allah
    dan Allah Maha Adil terhadap hamba-hambaNya

    • sykrn knjungnx puch.. ^^
      istiqamah, kata sederhana yg diperintahkan kpd kita. berat memang…tapi ia harus ada pd kita sbg bukti kesungguhan niaga kita. Setiap org berbeda2 ujiannya, namun Allah pasti memberikan ujian tsb sesuai dg kapasitasnya utk dpt melewatinya dg baik. Dan hanya kpd Allah kita berlindung

  2. arigato gozaimashu,…
    ganbate kudasai ne’

  3. Makasiih yaah ayya….

    semoga kita tetap selangkah,sewarna,senada di jalan-Nya

    pun bila ada duri pernah membekas di hati

    maka biarlah itu jadi pelangi…

    Luph u so much cz Allah ukhtiiii…

    • Qt harus tetap di jalan-Nya. Forever…
      Jika kau berada di depanku, maka bantulah aku agar ku bisa berlari mengimbangimu. Jika ku di depanmu, maka terimalah senyum, sapa, uluran tanganku agar kau tetap di sampingku.
      Meski tetatih, meski terluka, seiring dan sejalanlah langkah kakiku. Agar kita tidak tertinggal kereta itu..
      Murtiii…ingat nda “indahnya ukhuwah ibarat pelangi” itu kata2 siapa??? 🙂 hayoo…

  4. Sungguh suatu pelajaran buatku untuk selalu istiqomah kepadaNYA dan dijalanNYA>

  5. Semangat terus dalam berdakwah ya, Ukh…
    Minimal untuk orang-orang yang ada di lingkungan kita 🙂

  6. tetep yg semangat ya buu,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s