4 Comments

Keinginan & Keyakinan, Allah Sesuai Persangkaan Hambanya

Alhamdulillah, saya berkesempatan mengikuti PELATIHAN METODE BERCERITA dengan Trainer : Kak Bimo (Guru PAUD Indonesia, Rekor MURI bisa meniru 70 suara) hari ini (ahad).
Pertama kali melihat brosur acaranya, saya tertarik sekali utk mengikutinya. Saat itu, sekelabat lewat dalam pikiran saya bayangan 2 keponakan saya yang sering menodong saya utk membacakan buku cerita. Lewat pula bayangan anak-anak TPA binaan saya. Selama ini menurut pengamatan saya, 2 keponakan saya mudah untuk ‘ditaklukan’ (kenakalannya) ketika saya memahamkan akan suatu hal dg cara bercerita. Akhirnya timbul keinginan untuk coba2 ikut pelatihan *buat anak kok coba2..hihi…, krn saya pikir lumayan menambah pengetahuan dan ‘bekal’. 
Hmmm….saya tertarik utk mengikuti. “Ikut yuk Syiffa…!’, ajakku kpd teman sekaligus rekanku sesama pengajar di TPA. “Kayaknya acaranya bagus!”, lanjutku.
Temanku hanya diam sesaat. “Bayar mba”, sahutnya singkat.
Aku lihat di brosurnya, tertera jumlah kontribusi yg harus dibayar utk mengikuti pelatihan. Sebenarnya terjangkau saja utk acara sejenis pelatihan. Tapi untuk ukuran mahasiswa sepertiku dan kerja part time, apalagi akhir bulan, yah…jumlah itu besar.
Aku pun berpikir, kemudian berkata, “Yah.. bayar ya…(*ya iyalah, hari gini gratis???)”, gak jadi deh”. Pembicaraan pun selesai sampai di situ, meski dalam hatiku saat itu aku merasa aku bisa mengikuti pelatihan tsb *suwer.
Ternyata, Allah memang sesuai persangkaan hamba-Nya. Tidak ada angin, tidak ada hujan, kenalan lama saya yang saya kenal lewat jaringan Lembaga Dakwah Kampus meneleponku. Bu Endang saya biasa memanggilnya. Setelah bercakap2 dengan kalimat pembuka (cie..) akhirnya Bu Endang bertanya, “Dek, lagi sibuk gak?”
“Ini lagi ngetik sih bu..ada apa ya bu?” sahutku.
“Bisa bantu saya gak, ngetik presensi utk peserta pelatihan bercerita?” tanyanya lagi. Bu Endang saat ini ternyata aktif di salah satu Lemabga Muslimah di Kaltim yg menjadi motor penyelenggara acara pelatihan ini.
“Oh iya Insya Allah bisa aja bu…nanti saya ke rumah ibu”, jawabku.
Singkat cerita, Bu Endang membayarkan saya dan Syiffa utk mengikuti pelatihan metode bercerita ini.
Berikut saya berbagi sedikit materi pelatihan, semoga bermanfaat. 

Konon, di Inggris pernah diadakan penyebaran angket kpd orang2 dewasa. Kepada mereka ditanyakan pada saat apa mereka benar2 merasa bahagia di masa kanak2 dulu. Jawaban mereka: “Pada saat orang tua mereka membacakan buku atau cerita”. Apabila pertanyaan yg sama dajukan kpd org2 dewasa di Indonesia, kiranya jawaban tak akan jauh berbeda. Bahkan, khusus mengenai cerita, sampai org dewasa pun masih tetap menggemarinya. Tengoklah obrolan kita juga akan smeakin ‘renyah’ bila kita saling bercerita dg penuh semangat. Cerita memang ‘gurih’. Semua org tak pandang usia, menyukainya. Bercerita adalah metode komunikasi universal yg sangat berpengaruh kpd jiwa manusia. Bahkan dlm kitab teks sucipun banyak berisi cerita-cerita. Tuhan mendidik jiwa manusia menuju keimanan dan kebersihan rohani, dg mengajak manusia berfikir dan merenung, menghayati dan meresapi pesan2 moral yg terdapat dalam kitab suci. Beliau mengetahui akan jiwa manusia, mengetuk hati manusia antara lain dg cerita2. Karena metode ini snagat efektif utk mempengaruhi jiwa anak-anak.
Mengapa metode cerita ini efektif? Jawabannya tidak sulit. Pertama, cerita pada umumnya lebih berkesan daripada nasehat murni, sehingga pada umumnya cerita terekam jauh lebih kuat dalam memori manusia. Cerita2 yg kita dengar dimasa kecil masih bisa kita ingat secara utuh selama berpuluh-puluh tahun kemudian. Kedua, melalui cerita manusia diajar utk mengambil hikmah tanpa merasa digurui. Memang harus diakui, sering kali hati kita tdk merasa nyaman bila harus diceramahi dg segerobak nasehat yg berkepanjangan.

*Pulang dg semangat baru dan berharap 2 keponakan ada di rumah utk langsung mempraktekkan hasil pelatihan, lumayan utk percobaan .
ku dukung kak bimo, mereka adl aset bangsa

Advertisements

4 comments on “Keinginan & Keyakinan, Allah Sesuai Persangkaan Hambanya

  1. iya tu…

    awalnya qt cuma iseng pengen,, he..he..
    tp Allah mendengar do’a qt..

    krn kbtulan qt bdua ni,, ibu guru qiro’ati di salah satu rumah qur’an di samarinda…

    walah.. koq jadi curhatisme..

    tp bener loh..
    awalnya merasa g bakal bisa ikut, tp ternyata bisa,,

    yah benarlah, ktka qt yakin n di dalam hati qt ‘yg paling dalam’ meyakininya, ditambah Ada Allah yang punya kuasa.. insya Allah akan diberikan dgn kekuasaanya..

    so apapun bisa terjadi sesuai kehendaknya.ya g’..

    salam hangat bwt anaq2..

    yang penting qt belajar terus menerus + latihan, jgn mw jauh tertinggal dari teman yang lain…

    • syiffa, adekku.. teman seperjuangan sehidup semati senasib sepenanggungan sekehujanan, suka duka ngadepin anak2 dari anak kecil yg baru bisa mengulang-ulang kata2 kita kembali *ini apa bacanya? dijawab dg kalimat yg persis sama: ini apa bacanya? waduh!, sampai anak yg qt bertanya2 ini msh kategori anak2 gak ya???

  2. Allah itu sesuai persangkaan hamba-Nya,,

    hmm…kutipan itu sudah sangat sering terbukti sepanjang perjalanan hidup saya.

    kini semakin yakin, Allah benar-benar tau apa yang kita butuhkan.

    tetap khusnudzon sama Allah ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s