6 Comments

TAK LANJUT SEKOLAH, SEORANG BOCAH DI JAKARTA GANTUNG DIRI



Seorang bocah laki-laki yang tinggal di sebuah gubuk pinggiran ibu kota gantung diri yang berujung kematian. Peristiwa ini disebabkan sang bocah yg sangat ingin lanjut sekolah namun tidak kesampaian, dikarenakan orang tuanya tidak mampu membayar biaya sekolah yang biasanya siswa akan dibebani dengan membeli/membayar buku sekolah. Si ibu mengatakan sambil terisak bahwa untuk bisa makan sehari-hari saja sudah lebih baik.
Inilah potret masyarakat saat ini. Dimana ada yg sangat kaya, namun juga masih sangat banyak yang miskin. Di sisi lain sering kita jumpai pula banyaknya kasus-kasus kejahatan smeisal mencuri, merampok, menculik, dll. Mereka bukan tidak ingin pintar dan berprestasi. Besar kemungkinan mereka juga bukan tidak ingin bekerja. Mereka pasti tidak ingin pula melakukan tindak kejahatan semisal mencuri. Tapi keadaan mereka yang membuat mereka terpaksa melakukannya. Meski dengan dalih ini sebenarnya tidak dapat dijadikan pembenaran atas tindakan kejahatan, karena jika mereka memegang teguh agama sebagai prinsip hidup, maka tentunya tindak kejahatan anti mereka lakukan.
Tapi saudaraku yang saat ini begitu mudah mendapat akses pendidikan dan pengetahuan, apakah mereka juga punya tempat yang sama dg kita yang begitu mudah mendapat akses pendidikan. Kita masih bisa membeli buku2 yang kita ingini. Buku kuliah/pelajaran, pengetahuan, majalah, bahkan bagi yang maniak komik begitu sangat mudah mengeluarkan uang untuk membeli seri komik terbaru kesukaannya. Kita punya kesempatan banyak untuk ikut pengajian, pelatihan wirausaha, kursus-kursus, dll. Tapi mereka, mereka bukan tidak mau, tapi waktu mereka habis untuk mencari uang demi sesuap nasi agar tetap bisa bertahan hidup. Aku tidak menyalahkan orang2 yang mampu, juga tidak menyalahkan orang2 yg tdk mampu, pun aku tidak membenarkan keduanya. Ini hanyalah potret. Ya HANYALAH potret kehidupan, yang mungkin sebagian besar menganggapnya biasa. Tapi tahukah kita, bahwa ini bisa diubah. Rakyat bisa dibuat sejahtera. Dan seharusnya bisa. Itu adalah hak mereka. Tugas penguasa adalah mengatur agar kekayaan alam ini bisa dimanfaatkan utk kehidupan manusia yang sejahtera.
Aku tidak menyalahkan si bocah yang bunuh diri, karena mungkin ia belum mampu diajak berpikir dewasa agar tidak melakukan tindakan konyol tersebut. Aku tidak menyalahkan si bocah tsb, karena mungkin ia belum pernah/minim mendapat pendidikan yang layak dari orang tuanya tentang konsep kehidupan atau apa itu dosa dan pahala. Aku tidak menyalahkan si bocah, karena mungkin lingkungan yang buruk membuatnya gelap melihat dunia.
Sungguh ini seharusnya menjadi introspeksi untuk kita semua.
Yang mampu, mari kita berbagi terhadap sesama. Jangan pelit dengan harta dan uang. Jika kita mampu menjadi orang tua asuh utk anak yg tidak mampu, mengapa tidak segera kita lakukan??? Bantulah mereka utk bisa bersekolah. Jika uang kita tidak mampu utk membiayai sekolah, mari kita rutin berinfak_yang sebaiknya ke lembaga pengelola ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah) agar uang yang terkumpul bisa disalurkan sesuai tujuan_karena biasanya lembaga pengelola ZISWAF mempunyai program pendidikan utk dhuafa. Yang punya posisi pengambil kebijakan, mari perjuangkan pendidikan dan jalankanlah amanah dengan dengan lurus . Karena bagaimana mungkin negara ini bisa maju, jika pendidikan masih rendah dan penguasanya tidak bermoral (tidak jujur, KKN, tidak tahu malu, dll).

Advertisements

6 comments on “TAK LANJUT SEKOLAH, SEORANG BOCAH DI JAKARTA GANTUNG DIRI

  1. menyedihkan ;(

  2. ya allah miris hati ini melihat bangsa ku seperti ini, sudah merdeka tapi seperti belum merdeka .. moral kita dijajah oleh sebuah yang namanya mencuri

    mencuri di kalangan atas, bangsawan…

    jikalau saja mereka melihat kebawah, masih ada yg miskin yang butuh pertlongan dan uluran tangan dari kita semua…

    kembali suci dengan membantu sesama…

    selamat menyambut bulan puasa ya mbak 🙂

    (gpp kan mbak mengucapkan di awal, soalnya semangat 🙂 )

  3. numpang lewat aja 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s