1 Comment

Karena Mata Bisa Bicara


Matahari kembali menyinari bumi. Setelah selesai belajar mengaji, Annida beranjak memencet tombol televisi. Ia sibuk mencari acara kesukaannya. “Petualangan Satwa. Horee…” Teriaknya kegirangan.
Tanpa terasa, film Petualangan Satwat telah selesai ditontonnya. Namun Annida masih betah berlama-lama di depan televisi. “Annida…, gantian dong. Ayah kan mau nonton berita.” Kata sang ayah meminta pengertiannya. Tapi Annida tetap tak mau mengalah. Dia ingin menonton lagi. Tapi…cerita apa gerangan kali ini?
Oh, ternyata film kucing dan tikus yang melegenda itu. “Annida mau nonton film ini, Ayah!” Rengeknya. Sambil mengernyitkan dahi, ayah berkata……

Advertisements

One comment on “Karena Mata Bisa Bicara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s