Leave a comment

Dan aku semakin mencintai dakwah dan jama’ah ini……………


Setelah ku membaca setengah buku 202 Mindset Super Orang Sukses yang baru kubeli setengah hari lalu di Pameran Pendidikan, aku seolah bangun dari tidur tak nyenyakku. Memang buku motivasi terkadang mampu menarikku untuk memperbesar api semangatku. Kemudian kujalani aktifitasku hari ini, runtut dari waktu ke waktu, betapa banyak hikmah yg bisa kuambil.
Rabbi….semakin ku merenung…semakin terasa kecil kontribusiku…semakin kumerasa betapa banyak PR-PR yang harus dikerjakan…..
Betapa sedikit waktu yang ada, sehingga seharusnya tak ada sedetikpun waktu yg dilewatkan percuma…tak ada leha-leha tanpa manfaat. Tak ada main-main.
Betapa banyak ummat yg harus diselamatkan aqidahnya, betapa banyak yg perlu arahan dan bimbingan, betapa banyak ummat yang membutuhkan dan menanti-nantikan….
Betapa banyak rakyat yg menderita…betapa banyak yg masih jauh dari yg namanya sejahtera…
Betapa masih banyak ummat Islam yang tidak aman beribadah…
Betapa mereka diusir dari tanah airnya sendiri…..
Miris rasa hati ini…..
Tadi aku melihat

tayangan di televisi yg menggambarkan kehidupan nyata para penambang di salah satu propinsi di tanah air…
Sesungguhnya mereka berhak sejahtera, mereka berhak mendapatkan hasil dari alam ini….
Tapi pada kenyataannya mereka hidup dalam himpitan ekonomi, memacu seluruh otot, menguras keringat, dengan nyawa sebagai taruhan, hanya untuk menghidupi diri dan keluarga…
Mereka menambang di penambangan liar, yg sebenarnya pada hakikatnya mereka berhak mengambil hasil dimanapun sumber alam. Hanya manusia dg akalnya mmg perlu aturan, shg dlm bernegara bermasyarakat bermuamalat/bersosialisasi perlu adanya aturan.
Tapi apa yg dihasilkan dari otoriter pemerintah, pemerintah belum mampu menghasilkan kesejahtreann bagi masyarakat
Bahkan ada seorang kepala keluarga yg meninggal dunia akibat tertimbun tanah karena ia jatuh ke dalam lubang tambang yg ia gali sendiri demi mencari hasil bumi (emas, perak, dll) demi memenuhi kebutuhan hidup.
Lain lagi kisah para TKW. Mereka pergi ke luar negeri hanya untuk menjadi “pembantu” demi uang yg menjadi syarat kebutuhan hidup saat ini. Dengan bekal seadanya mereka pergi ke negeri orang dan pulang membawa yg diistilahkan reporter salah satu satsiun TV sebagai “oleh-oleh” yakni anak kecil (TKW yg tadinya berangkat masih gadis, pulang membawa anak dg status belum menikah)yang wajahnya jauh dari ciri khas org Indonesia. Padahal di sisi lain, negara mendapat keuntungan (devisa) yang jumlahnya tidak bisa dikatakan sedikit. Namun kesejahteraan rakyat khususnya dlm hal ini TKW, sgt tdk diperhatikan. Di sisi lain, miris rasanya melihat negara ini sebagai pengekspor pembantu ke negeri lain….
Aku yakin suatu saat nanti, rakyat akan sejahtera, seperti dahulu di mana pernah terdapat di suatu negeri yg di dalamnya terdapat banyak Rumah Sakit. Setiap org yg dirawat di dalamnya tidak membayar biaya perawatan, namun justru diberi bekal uang, pakaian, dan makanan.
Aku yakin suatu saat nanti, negeri di bumi ini akan kembali sejhatera, seperti dulu, dimana orang2 bingung ke mana hendak menyalurkan zakatnya karena sudah tidak ada lagi orang yang masuk kategori mustahik disebabkan masyarakat sudah kaya.
Dan itu bukanlah hal yg muncul tiba-tiba, tapi harus ada perjuangan…
Untuk itu harusnya tak ada waktu yg terbuang percuma
Lakukanlah hal-hal yg berharga
Tak perlu membesar-besarkan hal yg sepele.
Berikanlah yg terbaik
Teruslah berbuat dan berikan kontribusi nyata
Tak perlu banyak bicara, tapi yg terpenting adalah action
Dan semua kita harus berkontribusi
Semakin perlu disadari, bahwa begitu banyak system-sistem yang perlu diperbaiki…satu sama lain saling berkaitan dan hal itu saling terkait…
Untuk itu perlu kesungguhan, perlu kerja sama, perlu jama’ah, perlu perbaikan di segala lini, perlu pemahaman perlu orientasi yg lurus, Lillahi Ta’ala.
Allah, aku yakin janjimu… dan kuserahkan sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untukMu, tiada yang lain
Berilah keistiqamahan kepada hamba-hambaMu yang berniat menegakkan kalimatMu, hingga akhir hayat mereka…..
Sesungguhnya ridha-Mu-lah yang paling penting

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s